Ini Lho Penyebab Lulusan SMK Malah Banyak yang Menganggur

Menjadi harapan setiap orang tua menyekolahkan anak mereka di SMK agar setelah lulus nanti anak mereka bisa langsung kerja. Namun kenyataannya panggang jauh dari api. Tak sedikit lulusan SMK yang malah menganggur karena tak bisa diserap oleh dunia kerja. Lantas, apa yang jadi penyebabnya?

Apakah karena kurangnya kapasitas dunia kerja atau justru karena kualitas lulusan SMK yang relatif masih rendah sehingga tak bisa diserap oleh dunia kerja?


Dikutip dari Kompas, Muhajir Effendy, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) menyampaikan bahwa kementeriannya tengah melakukan 'restorasi' sektor pendidikan, salah satunya dengan melakukan percepatan peningkatan kualitas pendidikan.

Menurutnya, itu merupakan salah salah satu pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Presiden berpesan agar Kemendikbud melakukan restorasi di sektor pendidikan, baik secara pragmatis maupun fundamental.

Muhajir mengakui bahwa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kini tengah mengalami ledakan pertumbuhan dari sisi kuantitas. Namun sayangnya hal itu tak diiringi dengan peningkatan kualitasnya.

Dia menjelasan bahwa setidaknya terdapat 13.900 SMK dikelola swasta dan 3.400 dikelola negeri.

Lebih lanjut dia membeberkan bahwa ada SMK yang jumlah siswanya hanya 50 orang dalam satu sekolah. Jika dirata-rata, artinya setiap kelas menampung 10 siswa.

"Kelihatan ideal, tapi malah 'terlalu' ideal karena hanya mambangun tidak disertai dengan kualitas yang baik," satir Mendikbud.

Menurutnya, mungkin itulah yang menyebabkan lulusan SMK sekarang ini banyak yang jadi pengangguran. Karena kualitasnya yang masih rendah, maka lulusannya tidak layak diserap oleh lapangan kerja.

Oleh sebab itu, Kemendikbud kini tengah berupaya untuk melakukan revitalisasi SMK. Salah satu wujudnya adalah dengan memberikan bantuan program revitalisasi SMK kepada 219 SMK guna meningkatkan kualitas pendidikan di SMK.


Tak hanya itu, ada juga program 'link and match' yang menggandeng dunia industri. Ada 219 SMK yang telah memiliki standar perusahaan sehingga siswanya yang telah lulus langsung bisa diterima bekerja.

Lantas apakah beberapa langkah ini benar-benar bisa meningkatkan kualitas lulusan SMK dan menjamin para lulusannya langsung bisa diterima bekerja di dunia industri? Semoga saja!

Comments

Popular posts from this blog

Lezatnya Ubi Goreng Tepung Bikinan Bunda di Rumah, Ternyata Mudah Banget Cara Membuatnya!

Gampang Banget! Ternyata Begini Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama

Emm... Sedapnya Rawon Spesial Masakan Khas Jawa Timur, Begin Cara Bikinnya!