Jangan Sampai Menyesal! Inilah Tips Memilih Universitas yang Tepat untuk Studi
Tempat kita menimba ilmu akan sangat memengaruhi kehidupan sosial maupun profesional di masa depan. So, jangan sampai salah menentukan perguruan tinggi atau universitas mana yang paling tepat buat kita untuk melanjutkan studi ke jenjang sarjana.
Setidaknya ada sejumlah tips guna membantu kita menemukan universitas mana yang paling tepat buat kita guna melanjutkan studi. Apa saja sejumlah tips itu? Dilansir dari Kompas yang mengutip Telegraph, yuk simak ulasannya berikut ini!
1. Kegiatan akademis dan non-akademis yang ditawarkan
Saat memilih universitas, ingatlah satu hal bahwa kuliah tak cuma soal mendapatkan materi akademis. Perhatikan juga pengalaman mahasiswa di universitas tersebut. Misalnya soal menemukan jurusan yang sesuai dengan minat kita. Pastikan apakah hal tersebut sesuai dengan harapan kita. Jika kita tak menyukai lingkungan atau budaya akademis di tempat tersebut, maka berpikir ulang karena kita akan berada di situ 3-4 tahun ke depan.
Fasilitas yang disediakan sebuah universitas gunakan mendukung kegiatan akademis maupun non-akademis juga sangat penting untuk diperhatikan. Hal ini tentu saja berkaitan dengan fasilitas akomodasi, akademis, dan hiburan yang berada di satu area kampus.
2. Jarak dari tempat tinggal
Jarak rumah dengan universitas yang akan kita pilih, sepertinya sering diabaikan. Jika kita memang masih mau tinggal di rumah atau bisa pulang pada akhir pekan selama masa kuliah, pilihlah universitas yang tidak menghabiskan ongkos terlalu banyak. Alternatif bila kita ingin berkuliah jauh dari rumah adalah numpang di rumah saudara, kost, atau tinggal di asrama yang disediakan oleh pihak universitas.
Tinggal sendiri tentu saja akan lebih banyak membutuhkan ongkos, beda jika selama kita kuliah masih tinggal bersama orangtua. Jadi, jangan terlalu banyak membebani orangtua dengan biaya di luar keperluan studi.
3. Durasi studi
Pertimbangkan juga durasi studi saat memilih universitas. Kita mau lulus dalam 3 atau 4 tahun? Hal itu membuat kita mempersiapkan diri pula sejak awal kuliah.
Pasalnya, setiap universitas punya batas maksimal durasi yang berbeda bagi mahasiswanya guna menyelesaikan studi. Begitu pula dengan setiap jurusan, juga memiliki kecenderungan durasi kelulusan yang berbeda.
Hal yang belum banyak diketahui adalah bahwa beberapa universitas ada yang menawarkan studi akselerasi. Gelar sajarna dapat diambil dengan hanya menghabiskan waktu 3 tahun. Bahkan pula ada sejumlah universitas luar negeri yang menawarkan program S-1 dengan waktu tempuh cuma 2 tahun.
Dengan memangkas durasi kuliah, tentu saja banyak keuntungan yang akan kita rasakan. Terutama soal menghemat biaya hidup selama kuliat, cepat lulus, dan berpeluang mendapatkan perkerjaan lebih dulu. Hanya saja, jalur ini membuat kita kehilangan waktu untuk mengembangkan ide, ketertarikan, dan kehidupan sosial di masa-masa kuliah.
Sebagai alternatif, Anda juga bisa memilih kuliah sambil kerja. Jika menggunakan alternatif ini, kita dituntut lebih berdisiplin dan memiliki dedikasi yang lebih tinggi karena dituntut untuk melakukan 2 hal pada kurun waktu yang bersamaan.
4. Kenali universitas pilihan Anda dengan baik
Jangan asal memilih universitas favorit, apalagi asal kuliah. Sebelum memutuskan untuk mendaftar kuliah, cobalah melakukan riset kecil-kecilan di universitas yang kita tuju.
Misalnya dengan datang dan bertanya langsung ke bagian konsultasi pendidikan di universitas tersebut dan bertanya pada mahasiswanya atau beberapa teman yang dulu pernah kuliah di situ. Jangan segan mengajukan pertanyaan langsung kepada mereka.
Nah, itulah beberapa tips memilih universitas untuk melanjutkan studi. Semoga berguna!
Setidaknya ada sejumlah tips guna membantu kita menemukan universitas mana yang paling tepat buat kita guna melanjutkan studi. Apa saja sejumlah tips itu? Dilansir dari Kompas yang mengutip Telegraph, yuk simak ulasannya berikut ini!
1. Kegiatan akademis dan non-akademis yang ditawarkan
Saat memilih universitas, ingatlah satu hal bahwa kuliah tak cuma soal mendapatkan materi akademis. Perhatikan juga pengalaman mahasiswa di universitas tersebut. Misalnya soal menemukan jurusan yang sesuai dengan minat kita. Pastikan apakah hal tersebut sesuai dengan harapan kita. Jika kita tak menyukai lingkungan atau budaya akademis di tempat tersebut, maka berpikir ulang karena kita akan berada di situ 3-4 tahun ke depan.
Fasilitas yang disediakan sebuah universitas gunakan mendukung kegiatan akademis maupun non-akademis juga sangat penting untuk diperhatikan. Hal ini tentu saja berkaitan dengan fasilitas akomodasi, akademis, dan hiburan yang berada di satu area kampus.
2. Jarak dari tempat tinggal
Jarak rumah dengan universitas yang akan kita pilih, sepertinya sering diabaikan. Jika kita memang masih mau tinggal di rumah atau bisa pulang pada akhir pekan selama masa kuliah, pilihlah universitas yang tidak menghabiskan ongkos terlalu banyak. Alternatif bila kita ingin berkuliah jauh dari rumah adalah numpang di rumah saudara, kost, atau tinggal di asrama yang disediakan oleh pihak universitas.
Tinggal sendiri tentu saja akan lebih banyak membutuhkan ongkos, beda jika selama kita kuliah masih tinggal bersama orangtua. Jadi, jangan terlalu banyak membebani orangtua dengan biaya di luar keperluan studi.
3. Durasi studi
Pertimbangkan juga durasi studi saat memilih universitas. Kita mau lulus dalam 3 atau 4 tahun? Hal itu membuat kita mempersiapkan diri pula sejak awal kuliah.
Pasalnya, setiap universitas punya batas maksimal durasi yang berbeda bagi mahasiswanya guna menyelesaikan studi. Begitu pula dengan setiap jurusan, juga memiliki kecenderungan durasi kelulusan yang berbeda.
Hal yang belum banyak diketahui adalah bahwa beberapa universitas ada yang menawarkan studi akselerasi. Gelar sajarna dapat diambil dengan hanya menghabiskan waktu 3 tahun. Bahkan pula ada sejumlah universitas luar negeri yang menawarkan program S-1 dengan waktu tempuh cuma 2 tahun.
Dengan memangkas durasi kuliah, tentu saja banyak keuntungan yang akan kita rasakan. Terutama soal menghemat biaya hidup selama kuliat, cepat lulus, dan berpeluang mendapatkan perkerjaan lebih dulu. Hanya saja, jalur ini membuat kita kehilangan waktu untuk mengembangkan ide, ketertarikan, dan kehidupan sosial di masa-masa kuliah.
Sebagai alternatif, Anda juga bisa memilih kuliah sambil kerja. Jika menggunakan alternatif ini, kita dituntut lebih berdisiplin dan memiliki dedikasi yang lebih tinggi karena dituntut untuk melakukan 2 hal pada kurun waktu yang bersamaan.
4. Kenali universitas pilihan Anda dengan baik
Jangan asal memilih universitas favorit, apalagi asal kuliah. Sebelum memutuskan untuk mendaftar kuliah, cobalah melakukan riset kecil-kecilan di universitas yang kita tuju.
Misalnya dengan datang dan bertanya langsung ke bagian konsultasi pendidikan di universitas tersebut dan bertanya pada mahasiswanya atau beberapa teman yang dulu pernah kuliah di situ. Jangan segan mengajukan pertanyaan langsung kepada mereka.
Nah, itulah beberapa tips memilih universitas untuk melanjutkan studi. Semoga berguna!


Comments