Mau Cepat Punya Momongan? Banyak Makan Ini Ya...
Apa sih tujuan kita menikah jika tidak pada akhirnya ingin punya momongan. Tak ayal jika banyak pasangan menikah menunggu-nunggu dikaruniai momongan.
Hanya saja, ada juga pasangan menikah yang meski sudah sekian lama menikah, tapi belum diberi momongam. Sementara, pasangan lainnya bisa dengan mudah mendapatkannya, tanpa harus menunggu lama-lama.
Di sisi lain, ada banyak mitos yang beredar yang beredar di masyarakat yang seolah dapat menjanjikan hadirnya buah hati dalam pernikahan. Memang terkadang membingungkan.
Tapi, seperti diwartakan laman Independent yang dilansir Kompas, ada penelitian yang membuktikan bahwa pola makan punya pengaruh terhadap tingkat kesuburan. Penelitian itu dilakukan oleh peneliti dari Harvard University. Mereka menganalisis data tentang hubungan nutrisi dan kesuburan.
Walhasil, mereka menyimpulkan bahwa ikan, unggas, biji-bijian, buah, dan sayuran dapat meningkatkan kesuburan, baik pada pria maupun wanita.
Oleh karenanya, baik pria maupun wanita alangkah lebih baik jika menerapkan pola diet yang kaya akan makanan tersebut. Melakukan pola diet ini diharapkan dapat meningkatkan kesuburan wanita dan mendongkrak kualitas sperma.
Mau tahu makanan apa saja yang mampu meningkatkan kesuburan bagi pria maupun wanita jika dikonsumsi secara teratur? Simak yuk!
Hal lain yang juga harus dilakukan adalah membatasi asupan asam lemak trans, seperti kue, biskuit, dan margarin. Bukan cuma itu saja, konon susu, kedelai, alkohol dan kafein, juga dipercaya menghambat kesuburan.
Khusus buat pria, rupanya sangat penting menjaga tingkat antioksidan. Oleh sebab itu, buah berry, sitrus, cokelat hitam adalah makanan yang disarankan bagi pria.
Hal yang tak kalah penting bagi Anda yang segera ingin punya momongan adalah tidak disarankan, hindari konsumsi daging merah dan ikan yang telah terpapar polusi.
Meski begitu, peneliti menggarisbawahi bahwa hasil penelitian tidak bisa dijadikan pedoman secara pasti, sebab perlu lebih banyak lagi penelitian lebih lanjut untuk memastikannya.
Semoga bermanfaat!
Hanya saja, ada juga pasangan menikah yang meski sudah sekian lama menikah, tapi belum diberi momongam. Sementara, pasangan lainnya bisa dengan mudah mendapatkannya, tanpa harus menunggu lama-lama.
Di sisi lain, ada banyak mitos yang beredar yang beredar di masyarakat yang seolah dapat menjanjikan hadirnya buah hati dalam pernikahan. Memang terkadang membingungkan.
Tapi, seperti diwartakan laman Independent yang dilansir Kompas, ada penelitian yang membuktikan bahwa pola makan punya pengaruh terhadap tingkat kesuburan. Penelitian itu dilakukan oleh peneliti dari Harvard University. Mereka menganalisis data tentang hubungan nutrisi dan kesuburan.
Walhasil, mereka menyimpulkan bahwa ikan, unggas, biji-bijian, buah, dan sayuran dapat meningkatkan kesuburan, baik pada pria maupun wanita.
Oleh karenanya, baik pria maupun wanita alangkah lebih baik jika menerapkan pola diet yang kaya akan makanan tersebut. Melakukan pola diet ini diharapkan dapat meningkatkan kesuburan wanita dan mendongkrak kualitas sperma.
Mau tahu makanan apa saja yang mampu meningkatkan kesuburan bagi pria maupun wanita jika dikonsumsi secara teratur? Simak yuk!
Makanan yang harus dikonsumsi pria:
1. Coklat hitam.
2. Buah berry.
3. Buah sitrus.
4. Ikan.
5. Ayam.
6. Gandum utuh.
Makanan yang harus dikonsumsi wanita:
1. Ikan salmon.
2. Kacang.
3. Rumput laut.
4. Bayam.
5. Kacang polong.
6. Gandum utuh.
7. Buah dan sayur.
Hal lain yang juga harus dilakukan adalah membatasi asupan asam lemak trans, seperti kue, biskuit, dan margarin. Bukan cuma itu saja, konon susu, kedelai, alkohol dan kafein, juga dipercaya menghambat kesuburan.
Khusus buat pria, rupanya sangat penting menjaga tingkat antioksidan. Oleh sebab itu, buah berry, sitrus, cokelat hitam adalah makanan yang disarankan bagi pria.
Hal yang tak kalah penting bagi Anda yang segera ingin punya momongan adalah tidak disarankan, hindari konsumsi daging merah dan ikan yang telah terpapar polusi.
Meski begitu, peneliti menggarisbawahi bahwa hasil penelitian tidak bisa dijadikan pedoman secara pasti, sebab perlu lebih banyak lagi penelitian lebih lanjut untuk memastikannya.
Semoga bermanfaat!

Comments